Simple Past Tense (Seri Tense)

Simple Past Tense

Sebelum mulai membaca postingan ini, ada baiknya teman-teman membaca prinsip dasar kalimat Bahasa Inggris dan Simple Present Tense yang sudah dibahas sebelumnya.

Bahasan kali ini adalah Simple Past Tense. Kenapa ada Past Tense? Ini memang sulit untuk saya jawab sendiri. Tenses pada dasarnya adalah ciri beberapa Bahasa di dunia, tidak hanya Bahasa Inggris dan Bahasa-bahasa Eropa lainnya. Jenisnya pun macam-macam. Apakah tenses ada di semua Bahasa? Tentu saja tidak. Tenses biasanya ditunjukkan dengan perubahan pada kata kerja. Bahasa-bahasa yang tidak mengalami perubahan kata kerja untuk menunjukkan waktu adalah Bahasa yang tidak mempunyai tenses; salah satunya adalah Bahasa Indonesia.

Mempelajari tenses suatu Bahasa memang rumit bahkan untuk mereka yang di Bahasa aslinya punya tenses. Kita harus mengingat perubahan kata kerjanya, kita juga harus tahu kapan memakainya. Banyak orang menawarkan cara menghapal kilat tenses, tetapi yang jadi masalah, menghapal belum tentu membuat orang bisa memakainya dengan tepat. Untuk yang ini mungkin akan kita bahas di postingan yang lain.

Simple Past Tense

Kata simple dalam Simple Past Tense menyiratkan polanya yang sederhana. Sederhana bagaimana? Kalimat Simple Past Tense minimal hanya terdiri atas satu subjek dan satu verb bentuk past. Tidak ada to be, tidak ada verb-ing, tidak ada modal. Hanya subjek dan verb, seperti halnya Simple Present Tense.

Apa manfaatnya? Simple Past Tense bermanfaat sekali untuk menunjukkan bahwa apa yang kita bicarakan adalah kejadian yang terjadi di masa lalu dan sudah berlalu. Perkara apakah kejadian itu bekasnya masih bisa kita lihat di masa kini atau tidak, itu tidak menjadi masalah. Coba lihat contoh berikut:

His car broke down yesterday. (Kemarin mobil saya rusak)

Kalimat di atas menunjukkan bahwa mobil dia rusak di masa lalu (kemarin). Kapan mobil dia mulai rusak? Tidak tahu. Apakah mobil dia sudah diperbaiki? Tidak tahu. Yang kita tahu, mobil itu rusak di masa lalu. Titik. Kita hanya tahu kejadian bahwa mobilnya kemarin rusak.

Kalimat Verbal Simple Past Tense

Sebagaimana sudah dibahas di atas, pola kalimat tense ini sangat sederhana. Subjek dan Verb bentuk past. Mungkin teman-teman masih ingat waktu belajar Simple Present Tense bahwa kata kerja Simple Present berubah sesuai subjeknya (memakai –es/-s atau tidak). Jangan khawatir. Untuk simple past, tidak ada perubahan apa-apa. Meski demikian ada satu masalah.

Verb di dalam simple past tense ada dua jenis, regular dan irregular. Regular tidak terlalu sulit untuk menghapalnya karena hanya perlu ditambahkan –ed/-d, hanya perlu sedikit latihan untuk pengucapannya karena ada tiga jenis cara pengucapan (kita bahas di postingan lain). Irregular, di sisi lain, cukup merepotkan. Untuk irregular verbs, mau tidak mau kita harus selalu menghapal kata-kata kerja baru untuk setiap kata kerja bentuk present yang sudah kita ketahui.

My friend bought a house. (Teman saya membeli rumah) –irregular

They recorded the meeting. (Mereka merekam rapatnya) –regular

Pertanyaan dan Kalimat Negatif Verbal

Kalau di simple present tense kita punya do dan does untuk membuat pertanyaan dan kalimat negatif, di simple past kita hanya perlu memakai did.

I did not go to the museum. (Saya tidak pergi ke museum)

Did you tell her to stay here? (Apakah kamu bilang ke dia untuk tinggal di sini?)

Where did you find it? (Kamu menemukan itu di mana?)

Kalimat Nonverbal Simple Past Tense

Masih ingat di sini dan di sini, bahwa kalimat afirmatif (postif) secara umum ada dua, yaitu verbal (mengandung action) dan nonverbal (tidak mengandung action). Karena kalimat Bahasa Inggris harus memakai verb, maka karena tidak ada action kita harus memakai kata kerja palsu alias to be past tense. Coba lihat contoh di bawah ini:

She was at the hospital. (Dia di rumah sakit) –was (to be) diikuti lokasi.

Your friends were worried because you didn’t come home. (Teman-temanmu khawatir karena kamu tidak pulang) –were (to be) diikuti kata sifat.

Pertanyaan dan Kalimat Negatif Nonverbal

Sederhana saja, untuk kalimat tanya kita letakkan was/were di depan, sedangkan untuk kalimat negatif, kita hanya perlu meletakkan not sesudah was/were. Coba lihat contoh berikut ini.

We were not at home. (Kami tidak di rumah)

Was he a member of the council? (Apakah dia anggota dewan?)

Mudah bukan?

Sebelum kita akhiri, saya ingin menyampaikan satu hal penting. Pembelajar Bahasa Inggris seringkali terkecoh ketika mendengar pertanyaan past tense. Kenapa? Karena kata kerja di pertanyaan past tense memakai bentuk present.

(question words) + Did + subjek + verb bentuk present

Di sini murid seringkali menjawab dengan simple present tense juga karena mendengar verb bentuk present. Hati-hati! Selalu ingat konteksnya, dan perhatikan apakah penanya memakai DID atau DO/DOES.

Review

Sekarang kita review ya. Hal-hal yang membuat simple past tense rumit adalah pemakaiannya (kita harus selalu menyadari bahwa kejadiannya lampau meskipun baru beberapa detik yang lalu), dan mengahapalkan irregular verbs, dan menyadari bahwa pertanyaannya selalu memakai verb present tapi jawabannya harus pakai verb past.

Apa yang mudah dari simple past tense? Tidak perlu bingung apakah suatu kata kerja harus pakai –es/-s atau tidak!

Sudah tahu prinsipnya? Saatnya berlatih! Hapalkan lima kata kerja dan buatlah kalimat afirmatif, tanya, dan negatif. Ulang-ulangi sampai kalian nyaman dengan polanya, kemudian bayangkan situasi di mana kalian bisa memakainya.

Advertisements

One thought on “Simple Past Tense (Seri Tense)

Would Love To Hear From You

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s