Struktur Bahasa Jepang

Struktur Bahasa Jepang

Hai sobat pembaca! Kita bertemu lagi di postingan baru… Minggu lalu, kita pernah membahas satu bahasa asing selain Bahasa Inggris dan Indonesia, yaitu Bahasa Thai. Kali ini  kita akan membahas satu bahasa asing lain yang cukup populer di Indonesia, Bahasa Jepang.

Bahasa Jepang populer di Indonesia sejak beberapa tahun yang lalu karena popularitas Jpop, drama, manga, dan anime. Selain karena itu, banyak produk Jepang merambah Indonesia, belum lagi Jepang punya banyak atraksi untuk turis dan tempat yang bagus untuk belajar dan bekerja.

Sebelum membahas struktur bahasa ini, kita akan diskusikan sedikit persamaan dan perbedaan antara bahasa ini dengan Bahasa Indonesia.

Mungkin tidak banyak persamaan yang bisa kita angkat, ya. Ini karena kita memang kedua bahasa ini (Indonesia dan Jepang) tidak berasal dari keluarga bahasa yang sama. Meskipun begitu, karena kita sama-sama berada di Asia, ada beberapa hal kultural yang tercermin dalam bahasa mereka yang sama dengan yang ada dalam bahasa kita; kata ganti orang (pronomina). Ada banyak kata ganti orang di Jepang, dan seperti halnya kita di Bahasa Indonesia, kita bisa memakai kata sapaan (bapak, ibu, kakak, dll – tentunya dalam Bahasa Jepang) sebagai kata ganti orang.

Sekarang, bagaimana dengan perbedaan keduanya? Banyak sekali. Mulai dari struktur kalimat, bunyi kata-kata, dan semacamnya. Bahasan-bahasan kita di sini (dan semoga di postingan selanjutnya) akan  menyoroti perbedaan ini. Nah, ayo kita mulai bahasan pertama kita, Struktur Bahasa Jepang.

Struktur Bahasa Jepang

Bahasa Jepang agak sedikit sulit karena beberapa alasan berikut: verb (kata kerja) letaknya di akhir kalimat [struktur kalimatnya Subjek-Objek-Verb], verb sedikit berubah sesuai dengan fungsi, huruf berbeda (hiragana, katakana, dan kanji yang totalnya lebih dari 2000 huruf), ada level kesopanan dan formalitas, dan ada banyak sekali partikel. Langsung saja kita lihat strukturnya di bawah ini. Sebelumnya kita akan pelajari beberapa kosakata terlebih dahulu.

私 [watashi] = saya (formal)

優しい [yasashii] = baik hati/ramah

あの人 [anohito] = orang itu (dia)

です [desu] = to be-nya Bahasa Jepang (bentuk formal-present tense)

りんご [rin-go] = apel

食べる [taberu] = makan (bentuk kamus, bentuk biasa-present tense); 食べました [tabemashita] = makan (bentuk formal-past tense); 食べます (bentuk formal-present/future tense)

インドネシア人 [indoneshia-jin] = orang Indonesia

インドネシア人です [watashi wa Indonesia-jin desu] = Saya adalah orang Indonesia.

Kalimat di atas adalah struktur kalimat nonverbal yang mengandung kata benda インドネシア人 (orang Indonesia). Di sini seperti bisa teman-teman lihat kalimatnya terdiri atas subjek (私), diikuti oleh huruf は (dibaca “wa”) yang berfungsi sebagai partikel (penanda) bahwa kata sebelumnya adalah subjek, diikuti oleh kata benda yang berisi keterangan bahwa subjeknya adalah orang Indonesia (インドネシア人), dan diakhiri oleh to be (です).

あの人は優しいです [ano hito wa yasashii desu] = Dia baik hati.

Kalimat di atas adalah struktur kalimat nonverbal yang mengandung kata sifat 優しい (baik hati). Di sini seperti bisa teman-teman lihat kalimatnya terdiri atas subjek (あの人), diikuti oleh huruf は lagi yang menandakan bahwa , diikuti oleh kata sifat yang menerangkan bahwa subjeknya baik hati (優しい), dan diakhiri oleh to be (です).

私とあの人はりんご食べました [watashi to ano hito wa ringo wo tabemashita] = Saya dan dia makan apel.

Kalimat di atas adalah struktur kalimat verbal yang mengandung kata kerja 食べる(makan). Dari daftar kata di atas, teman-teman bisa lihat bahwa kata-kata kerjanya (termasuk to be) berubah sesuai dengan formal/tidak dan juga tense-nya. Pada kalimat ini, seperti bisa teman-teman lihat, kalimatnya terdiri atas subjek (私とあの人). Subjeknya ada dua, yaitu 私 (saya) dan あの人 (dia) dipisahkan oleh partikel とyang berarti “dan”. Subjek ini diikuti oleh huruf は lagi yang merupakan partikel subjek, diikuti oleh objek (りんご). Bisa teman-teman lihat di atas ada satu partikel yang ditebalkan (を) yang berfungsi menandai kata sebelumnya sebagai objek, dan diakhiri oleh kata kerja (食べました).

Penting untuk dicatat bahwa dalam Bahasa Jepang kita akan menemukan banyak partikel-partikel yang sebagiannya sulit untuk diterjemahkan seperti は dan を. Namun, ada juga partikel-partikel yang bisa dengan mudah diterjemahkan, seperti と (dan). Partikel adalah hal unik di Bahasa Jepang yang kadang juga membuat pembelajaran Bahasa Jepang menjadi sedikit sulit. Tapi, kalau teman-teman mau mulai belajar, jangan menyerah! Semua bisa diatasi asal niat kuat!

Selamat belajar!

 

Richard Ariefiandy

Advertisements

Would Love To Hear From You

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s