“Simple Past” atau “Present Perfect”?

B_Pakai01[Perhatian: artikel ini tidak membahas pola kalimat past tense atau present perfect]

Salah satu kesulitan para pembelajar Bahasa Inggris adalah ketika mereka berhadapan dengan tenses. Banyak buku dan artikel menjelaskan apa fungsi tenses-tenses itu, dan bagaimana rumusnya. Tentu saja, pendekatan seperti ini praktis, tetapi apakah menambah pemahaman mereka?

Salah satu kesulitan yang dihadapi oleh para pembelajar yang berhubungan dengan tenses adalah ketika mereka tidak bisa membedakan kapan memakai Simple Past dan Present Perfect. Kenapa sulit? Keduanya terjadi di masa lalu, bukan?

Sebelum mulai membahas bedanya, kita bahas sedikit perspektif Bahasa Indonesia yang membuat mayoritas orang Indonesia mengalami kesulitan memahami tenses dan kalaupun mereka memahaminya, mereka masih keliru memakainya. Mudah-mudahan paparan di bawah membuat banyak pembaca sekarang berpikir bahwa tenses di Bahasa Inggris mudah.

Sebagaimana kita tahu, di Bahasa Indonesia tidak ada tenses yang ditunjukkan oleh perubahan kata kerja, tidak seperti bahasa-bahasa Eropa atau Arab dan lain-lain. Meskipun begitu, ini tidak berarti tidak ada tenses di Bahasa Indonesia. Coba bayangkan, tenses sebagai konsep bahasa di mana kata kerja berubah sesuai dengan waktu terjadinya sesuatu. Sebagai bahasa yang tidak mengenal konsep ini, Bahasa Indonesia menjadi tergantung pada kata-kata untuk melukiskan konsep tenses.

Kalau di Bahasa Inggris kita bilang “I went to Jogja”, di Bahasa Indonesia sesudah “saya pergi ke Jogja” harus ada kata tambahan yang menunjukkan kalau itu terjadi di masa lampau seperti “kemarin”, atau “dua tahun yang lalu.”

Nah, sekarang bagaimana membedakan past tense dengan perfect tense? Secara singkat bisa dikatakan bahwa past tense dipakai untuk menceritakan kejadian yang terjadi di masa lalu. Titik. Fokusnya ada pada “kejadian”nya. Perfect tense, di sisi lain, dipakai untuk menceritakan bahwa satu kejadian sudah selesai dikerjakan. Fokusnya ada pada “sudah terjadi”.

Sebagaimana penjelasan sebelumnya yang mengatakan bahwa Bahasa Indonesia tergantung pada kata-kata untuk melukiskan konsep tenses, konsep Present Perfect diterjemahkan dengan menggunakan kata “sudah” (atau “belum”) di Bahasa Indonesia.

Jadi kalau kita mau bertanya kepada seseorang apakah dia sudah sarapan atau belum, tentu saja kita pakai Present Perfect “Have you had/eaten breakfast?”, sedangkan kalau kita mau bertanya kapan kejadian sarapan itu terjadi, tentu saja kita akan pakai Past Tense “What time did you have breakfast?”

Bahasa Inggris mudah? Mungkin tidak, tapi pelan-pelan memahaminya akan membuat tujuan kita belajar Bahasa Inggris lebih dekat.

richard ariefiandy

Advertisements

One thought on ““Simple Past” atau “Present Perfect”?

Would Love To Hear From You

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s